Web Accelerator adalah proxy server yang bertujuan untuk mempercepat akses pada website. Web Accelerator bisa terinstall di Client Level atau di Server Level.

Teknik

Teknik yang digunakan pada web accelerator adalah

  1. Cache & Prefecth yaitu data yang baru atau sering diakses disimpan pada tempat penyimpanan sementara baik berupa RAM atau Disk kemudian disajikan kembali tanpa perlu mengambil dari server utama .
  2. Compress atau kompresi data dimana ukuran data diperkecil agar bisa lebih cepat.
  3. Optimize yaitu kode di optimasi sehingga size atau ukuran menjadi lebih kecil.

dan beberapa lagi lainya.

Web Accelerator Client Level

Contoh software web accelerator yang bisa di install di client level atau di PC anda sendiri yaitu

  1. Squid Proxy
  2. Wingate ( Basis Windows )
  3. TinyProxy

Web Server Accelerator

Sedangkan contoh web accelerator yang biasanya di install pada server yaitu :

  1. Varnish Cache
  2. Nginx
  3. Apache Traffic Server

Cara Kerja

Untuk memahami cara kerja web accelerator maka kita ambil salah satu contoh penerapannya pada sistem CDN atau Content Delivery Network

Perhatikan ilustrasi berikut ini :

Bisa anda perhatikan pada ilustrasi diatas.

Pada sisi kiri sebelum penerapan web accelerator, maka pengunjung akan mengakses langsung ke server utama. Apabila server utama ini error maka pengunjung tidak akan bisa mengakses website.

Sedangkan pada sisi kanan setelah penerapan web accelerator. Pengunjung akan mengakses konten melalui server-server accelerator. Bisa jadi server accelerator tersebut terdapat di lokasi yang berdekatan dengan lokasi anda sehingga akses kepada konten tersebut bisa menjadi lebih cepat.

Pada kasus full page cache atau penyimpanan cache secara penuh satu halaman full, memungkinkan jika server utama down dalam maintenance. Pengunjung yang sebelumnya pernah mengunjungi website anda masih tetap bisa mengakses website anda melalui cache. Data cache tersebut dari data yang tersimpan di lokal PC maupun mengambil data cache dari server accelerator.

Mari perhatikan ilustrasi video berikut ini :

Fokus penyampaian dari video diatas sesuai dengan apa definisi web accelerator itu sendiri yaitu dapat membantu mempercepat akses website.

Kebutuhan Anda?

Jika anda butuh dapat mengakses website dengan cepat melalui browser anda, maka anda membutuhkan applikasi proxy cache yang di install di komputer anda, seperti SQUID.

Namun, Jika anda adalah pemilik website dan ingin website anda lebih cepat apabila diakses oleh pengunjung, maka anda bisa menggunakan proxy cache server seperti Varnish, Apache Traffic atau Nginx.

Dirangkum dari berbagai sumber salah satunya ini

Konsultasi via WA di 0817-0334-1186
Posting Terkait :
Tahapan Proses Migrasi Email ke Server Baru

Apabila anda ingin memindahkan server email maka berikut ini adalah tahapan proses migrasi server email ke server baru. 1. Pastikan Read more

Abaikan Uceprotect RBL yang Kontroversi

[audio mp3="https://www.pusathosting.com/wp-content/uploads/2023/08/uceprotect.mp3"][/audio] Beberapa hari ini ada komplain dari pelanggan kami yang menyatakan bahwa beberapa ip address email smtp server kami Read more

Auto Delete Pesan Email di Inbox Secara Otomatis

Diantara fitur paket email hosting kami adalah sistem auto delete pesan email secara otomatis. Anda cukup mendefinisikan alamat email mana Read more

Cara Melaporkan Email Phising, Scam dan Penipuan

Untuk melaporkan email phising sepertinya belum ada layanan pelaporan yang bersifat global, sehingga saat ini untuk melaporkan kembali lagi ke Read more

Sharing is Caring.!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *