Cara Mendaftarkan Nama Domain Baru dalam (5 Tahap+)

Panduan untuk anda tentang bagaimana cara mendaftarkan nama domain baru dengan cukup memahami 5 tahap penting berikut ini.

1. Memilih Provider

Jika ingin mendaftarkan domain anda tentu mencari provider atau penyedia layanan pendaftaran domain. Anda bisa memilih menggunakan provider dalam negeri atau luar negeri.

Kunci perbedaan antara kedua provider tersebut adalah pada sisi pembayaran.

Provider domain luar negeri umumnya menerima pembayaran menggunakan paypal dan kartu kredit, sedangkan provider dalam negeri biasanya menerima pembayaran menggunakan transfer bank.

Untuk yang tidak memiliki nomor rekening bank, maka cara pembayarannya cukup setor tunai ke rekening provider dengan langsung datang ke bank.

Kemudian untuk kisaran harga domainya dan untuk fitur mirip-mirip sehingga hampir tidak ada perbedaan.

Sebagai salah satu contoh provider daftar harga domainya bisa anda lihat disini

2. Pengecekan Domain

Setelah anda menemukan provider yang cocok, selanjutnya carilah halaman pengecekan nama domain.

Tapi, sebelum melanjutkan pastikan anda telah memahami bagaimana cara memilih nama domain yang bagus. Seperti misalnya :

  1. Semakin pendek nama domain semakin mudah di ingat. Seperti yahoo.com, google.com, gmail.com dll.
  2. Jangan gunakan trademark atau merek yang sudah terkenal, karena bisa dituntut.
  3. Nama juga harus unik dan bisa dijadikan brand. seperti tokopedia.com , bukalapak.com
  4. Nama juga mempengaruhi isi website sehingga hanya dari namanya orang memahami apa yang anda jual. Seperti nama domain tokopedia.com ya isinya pasti toko online.
  5. Extensi rekomendasi biasanya .com dan .id usahakan mendapatkan domain dari 2 ekstensi tersebut.

Adapun tips lainya bisa anda baca disini

Jika anda ingin coba-coba melakukan pengecekan nama domain silahkan coba cek domain disini

3. Menentukan Nameserver & ID Protection

Setelah anda memilah dan memilih nama domain yang cocok, anda akan dihadapkan pada halaman nameserver dan id protection / privacy protection.

Apa maksudnya itu?

Nameserver adalah sistem untuk menunjukkan lokasi DNS server dan dari DNS server menunjukkan lokasi ip address server.

Untuk nameserver biasanya dibiarkan saja mengikuti nameserver provider dan anda tidak perlu melakukan perubahan nameserver ketika proses pemesanan.

ID Protection / Privacy Protection adalah sistem untuk melindungi informasi pemilik domain.

Menurut kami Privacy protection itu penting karena data privat anda bisa lebih aman.

Alamat email, telepon dan alamat domisili anda tidak sampai di intip spammer sehingga lebih aman dari aktifitas phising.

Id Protection biasanya kisaran harga sekitar 50rb-an / tahun.

Jika anda ingin menggunakannya, anda cukup centang pada opsi penawaran ID Protection.

4. Menentukan Alamat kontak Domain

Selanjutnya anda akan dimina untuk mengisi profile yang akan digunakan untuk informasi kontak kepemilikan domain.

Pastikan anda mengisi informasi dengan benar dan menggunakan email, nomor telepon aktif.

Jika anda membeli domain mewakili perusahaan, usahakan pakai email dan nomor telepon perusahaan anda. Jangan pakai email pribadi kecuali anda sendiri pemilik perusahaan tersebut.

Hal ini akan meringankan pekerjaan anda selanjutnya, jika suatu saat anda telah resign dari perusahaan tersebut.

Jangan sampai anda resign ternyata meninggalkan citra buruk pada perusahaan sebelumnya. Karena sebagaimana banyak kasus, setelah terjadi pergantian staff ternyata perusahaan mencari-cari staff lama dan kebetulan anda susah dihubungi.

5. Melakukan konfirmasi pembayaran

Tahapan selanjutnya adalah anda harus melakukan konfirmasi pembayaran.

Anda bisa melakukan konfirmasi pembayaran domain mengikuti prosedur yang ditetapkan provider tersebut.

Biasanya anda diminta mengisi form konfirmasi.

Selanjutnya anda tinggal menunggu provider mengaktifkan nama domain yang anda beli.

Umumnya proses aktivasi domain memakan waktu 1-2 jam.

6. Mengecek status domain

Hal terakhir yang bisa anda lakukan untuk memastikan nama domain anda telah aktif adalah dengan mengecek status domain.

Anda bisa menggunakan sistem pengecekan domain gratis yang tersedia dan bertebaran di internet.

Salah satunya anda bisa menggunakan tools pengecekan https://www.whois.net

Bukalah website tersebut dan masukkan nama domain anda.

Anda akan melihat informasi masa aktif domain anda beserta informasi detail profil kepemilikan domain.

Begitulah semua tentang proses cara mendaftarkan nama domain baru, semoga bermanfaat untuk anda dan apabila ada pertanyaan silahkan hubungi kami melalui facebook messengger di http://m.me/pusathost.

Sharing is Caring.!

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of