Tips Cara Memilih Provider Web Hosting Agar Tidak Tertipu

cara-beli-domain-hosting-agar-tidak-tertipu

Bagaimana ya cara beli domain dan web hosting aman dan agar anda tidak kecewa atau tertipu di kemudian hari ? caranya mudah saja kok silahkan ikuti tahapan-per tahapan yang kami akan sampaikan pada artikel ini.

Cek Umur Domain dengan Whois Domain Tools

Nah apa hubungannya masa aktif domain dengan cara beli domain hosting? apalagi hubungannya dengan penipuan?

Baik, jadi begini. Kita analogikan dengan statement berikut :

“Semakin tua umur anda maka anda semakin berpengalaman”

Setuju kan?

Sepertihalnya nama domain sebuah badan usaha salah satunya seperti perusahaan penyedia jasa web hosting. Semakin tua umur domain maka semakin berpengalaman provider tersebut dalam bidangnya.

Dan sebaliknya, semakin muda umur domain tersebut maka bisa jadi semakin belum berpengalaman di bidangnya.

Bagaimana cara mengecek umur domain? caranya menggunakan domaintools.com yang anda lakukan cukup membuka browser dan mengakses http://whois.domaintools.com/ selanjutnya masukkan nama domain provider yang ingin anda cek umur domainya.

Sebagai contoh ini adalah hasil pengecekan umur domain PusatHosting.com

Cek umur domain pusathosting domaintools

Berdasarkan hasil pengecekan whois diatas dapat kita lihat bahwa PusatHosting.com domain diaktifkan pada tahun 2007 jadi umur domainya adalah 8 tahun dan kami memang benar mulai usaha domain dan hosting part-time sejak tahun 2008 serta mulai full timer pada tahun 2010.

PusatHosting.com expired hingga tahun 2018, ini berarti menunjukkan konsistensi bahwa domain tersebut akan tetap online dalam kurun waktu lama.

Biasanya indikasi usaha web hosting yang hanya coba-coba jarang sekali memperpanjang domainya hingga 3 tahun lebih.

Ini sebagai contoh saja ya, dan ini adalah tahap awal cara membeli domain dan web hosting agar tidak tertipu.

Cek Total domain dengan webhosting.info

Tahap selanjutnya cara beli domain dan hosting agar tidak tertipu yaitu mengecek total domain pelanggan yang di hosting oleh provider hosting tersebut. Mengapa perlu mengecek total domain tersebut?

Umumnya provider hosting yang memiliki total domain banyak artinya bisa jadi banyak peminatnya atau sangat disukai oleh pelanggan.

Tools yang bisa anda gunakan adalah webhosting.info

Bagaimana caranya?

Akses link berikut ini

http://www.webhosting.info/webhosts/reports/total_domains/PUSATHOSTING.COM

Itu adalah contoh statistik total domain pelanggan pusat hosting, selanjutnya anda tinggal ubah nama domain dibagian akhir tersebut untuk melihat total domain dari provider hosting lainya.

Kalau mungkin di benak anda keluar pertanyaan

Bagaimana saya yakin kalau itu benar?

Cara lain adalah membandingkan total domain tersebut dengan layanan pengecekan yang berbeda. Seperti anda bisa gunakan whois.domaintools.com seperti cara pertama diatas dan kemudian perhatikan pada bagian nameservers.

Berikut ini adalah total domain provider berdasarkan catatan nameservers di whois.domaintools.com

total-domain-hosted-berdasarkan-nameserver

Nah kan, total domainya mirip. begitulah cara memastikan kebenaran total domain pelanggan provider hosting tertentu. Ini adalah tahap ke-2 agar anda tidak tertipu ketika ingin membeli domain dan hosting

Cek Arsip Web dengan archive.org

Tahap selanjutnya cara membeli domain dan hosting agar anda tidak tertipu dikemudian hari adalah dengan melihat data arsip.

Data seperti apa itu ya?

Archive.org adalah sistem arsip website yang menyimpan data capture halaman website tahun ke tahun. Dari data ini anda bisa mengetahui sejak kapan provider tersebut memulai usaha web hosting.

Bagaimana cara mengeceknya?

Yang anda lakukan cukup akses archive.org kemudian masukan alamat website provider yang ingin anda ketahui data arsipnya dan tekan enter.

Ini adalah contoh arsip pusathosting.com (https://web.archive.org/web/*/http://pusathosting.com)

archive.org pusathosting.com 2010

dari contoh arsip diatas kami pilih tahun 2010 kemudian pilih klik pada tanggal 9 maret 2010. Ternyata keluar halaman website pusathosting.com ketika tahun 2010 tersebut dan kami sudah menjual domain, hosting serta layanan pendukungnya.

Jika pada tahun 2010 sudah menjual web hosting hingga sekarang tahun 2015 tentu saja perusahaannya sudah  teruji dalam menjual produk-produknya.

itu tahap pengecekan ke-3 cara membeli domain dan hosting agar tidak tertipu.

Lakukan Tanya Jawab via Layanan Pelanggan

Memilih provider hosting susah-susah gampang dan juga terkait kecocokan pula. Coba lakukan sedikit tanya jawab via layanan pelanggan. Umumnya provider hosting menyediakan 2 jalur komunikasi yang paling bisa diandalkan yaitu

    1. Media layanan pelanggan via chatting
    2. Media layanan pelanggan via email

Dalam hal ini yang paling mudah di ukur adalah bertanya dengan customer service provider hosting tersebut melalui layanan pelanggan via chatting. Beberapa hal yang bisa anda ukur dari tanya jawab ini antara lain

  1. Kecepatan respon chatting.
    Khususnya kecepatan respon pada jam sibuk atau jam kerja karena apa jadinya jika tiba-tiba domain dan hosting anda mengalami masalah pada saat jam sibuk sedangkan customer service hosting sukar untuk dihubungi.
  2. Kecepatan dalam memberikan solusi.
    Relatif tidak bisa diukur secara tepat karena setiap individu mempunyai problemnya masing-masing. Meski begitu anda pasti bisa merasakan antara komunikasi yang sifatnya memutar-putar dan tidak kunjung memberikan solusi dengan komunikasi yang langsung memberikan solusi.

Jika anda sudah mencapai tahap 4 ini, pilihan dan keputusan anda untuk melanjutkan atau meninggalkan provider tersebut sudah lebih mantap.

Tanya Teman / Cek di Sosial Media

Eranya sosial media meskipun anda sudah riset dari A sampai dengan Z dan anda sudah 90% haqqul yaquiiinnn… akan tetapi kalau misalnya ketika anda mention

“hei @All provider hosting apa ya yang bagus? Kasih info dunk!”

kemudian kekasih anda bilang

“@mas tidakkk, Jangan beli di provider hosting itu karena CS nya ngga pernah senyum”

ya mau gimana lagi? batal dah!  Betul ngga bro? xixixi

Riset sosial media memang bisa dimulai dari melihat review atau komentar dari twitter atau facebook pages provider. Misalnya seperti halaman review real dari pelanggan ini https://www.facebook.com/pusathost/reviews

Meskipun komentar-komentar tersebut nyata alias asli tapi kalau anda tidak kenal yang berkomentar di situ tentu tidak bisa 100% percaya apabila dibandingkan dengan komentar yang langsung datangnya dari kekasih anda.

Terus bagaimana cara untuk mempercayai review tersebut?

Beberapa hal yang bisa anda perhatikan antara lain :

  1. Perhatikan tanggal posting komentar. Apakah dalam kurun waktu berdekatan atau berjauhan. Umumnya review tidak mungkin datangnya bersamaan kecuali produk diskon sekali jual habis.
  2. Perhatikan isi komentar. Tidak mungkin 100% puas pasti ada komentar pedas bernada komplain. Hal ini wajar kemudian perhatikan bagaimana provider tersebut memberikan respon kepada komentar pedas tersebut.
  3. Lihat profile pengirim komentar. Kira-kira itu profil sosial medianya asli atau aspal ya? coba saja jalin pertemanan dan lihat aktifitas sosialnya. Jika aktif maka lebih besar kemungkinan bahwa review tersebut aseli.

Inilah tadi tips cara beli domain dan hosting agar anda tidak tertipu, anda bisa mencoba melakukan test ke berbagai provider hosting yang bisa anda temui di jagad maya ini dan kami bisa pastikan jika anda mengikuti tahapan ini anda bisa terlepas dari kerugian termasuk kehilangan waktu dan tenaga akibat salah memilih provider hosting.

Sharing is Caring.!

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of